Melatih Rasa Kecap dan Kapasitas Lambung

lidah rasa kecapRasa kecap bisa dilatih? Berdasarkan pengalaman kami, rasa kecap dapat dilatih karena masing-masing individu memiliki ambang rasa yang berbeda. Oleh karena itulah rasa makanan sifatnya obyektif. Ada yang bilang enak, ada yang bilang sangat enak, bahkan ada yang bilang tidak enak untuk satu jenis makanan.

Lidah adalah tempatnya rasa kecap, jika kita bercermin sambil menjulurkan lidah maka akan terlihat tonjolan-tonjolan kecil pada lidah. Nah, struktur ini akan berubah sesuai dengan latihan rasa kecap yang akan kita lakukan.

Bila kita suka berbagai jenis rasa makanan dan kita sudah makan beragam jenis makanan sehat setiap hari maka anda tergolong sudah terlatih. Kita dapat melakukan kontrol nafsu makan baik jumlah dan frekuensi makan. Bila ada yang suka jenis makanan tertentu dan agak pilihan, maka perlu dilatih rasa kecapnya. Biasanya, yang tergolong disini sukanya makanan yang enak (gurih) atau sangat enak (sangat gurih). Biasanya, ini artinya tidak selalu, makanan yang sangat enak itu mengandung lemak banyak dan juga penyedap. Agar tubuh kita makin segar dan fit maka makanan  yang sangat enak tersebut boleh dikonsumsi sekali kali saja.

Bagaimana cara melatih rasa kecap?  Caranya adalah dengan latihan makanan yang kurang gurih, persering lah konsumsi makanan yang kurang gurih dengan menambah porsi sayuran dan buah dalam menu sehari anda. Juga kurangi bumbu masak atau gula atau pun garam dalam makanan dan minuman anda. Kurangi juga santan kental maupun saus krim atau yang mengandung susu sapi. Selama latihan, masih boleh konsumsi makanan gurih sebanyak dua kali dalam seminggu. Latihan dilakukan selama tiga minggu, kemudian anda boleh tes lidah anda apakah sudah bisa konsumsi makanan yang kurang gurih atau belum? Jika sudah, maka lanjutkan latihan supaya anda dapat terus konsumsi makanan yang sehat bergizi dan rasanya tetap lezat di lidah. Berdasarkan pengalaman, beberapa individu bahkan dapat melatih rasa kecap ini dalam hitungan hari, kurang dari seminggu.

lambungBerikutnya adalah cara melatih lambung kita. Pada saat remaja, coba perhatikan dan yang sudah lewat masa remajanya diingat-ingat lagi, berapa banyak jumlah makanan yang dikonsumsi sekali makan. Banyak bukan? Hal ini tidaklah aneh, karena pada usia remaja tubuh kita perlu tenaga ekstra. Setelah mencapai usia dewasa, pada umumnya tubuh kita tidak lagi perlu tenaga ekstra, kecuali bagi para atlet dan individu yang melakukan kerja fisik yang berat. Nah, pada masa ini porsi makan seharusnya kembali berkurang, namun seringkali kita kebablasan, porsi makan masih tetap banyak, termasuk bagi penulis sendiri.

Kita dapat melatih lambung kita untuk mengurangi porsi makan, caranya kurangilah porsi makan sebanyak seperempat porsi makan biasanya. Hal ini dilakukan setiap kali makan selama dua minggu pertama. Dua minggu kedua kurangi lagi porsi makan kita sebanyak seperempatnya. Demikian seterusnya, sampai kita mencapai porsi yang diinginkan. Lambung kita terdiri dari otot yang berlapis-lapis, kapasitasnya dapat membesar ataupun mengecil, tergantung kondisi.

Jika kita biasa untuk latihan mengurangi porsi makan maka lambat laun porsi makan kita dapat mengecil. Sebaliknya, bagi yang ingin menambah porsi makan,  kita dapat melakukan latihan makan juga sama seperti mengurangi porsi, bedanya adalah makan teratur dan menambah porsi makan sebanyak seperempat porsi setiap kali makan. Selamat mencoba!