Lemak Baik, Lemak Jahat

lemakBerbagai informasi kita peroleh bahwa mengkonsumsi lemak itu tidak baik untuk kesehatan, padahal sudah sangat jelas rekomendasi konsumsi sehari-hari kita pada umumnya dianjurkan boleh mengkonsumsinya sebanyak 30% dari energi total sehari. Kalau begitu bolehkah kita mengkonsumsi lemak?

Jawabannya boleh, dan kita perlu perhatikan jenis mana yang bermanfaat bagi tubuh kita. Hakekatnya, makanan yang mengandung lemak itu baik untuk kita, makanan berlemak itu lezat dan mengenyangkan. Kita boleh mengkonsumsi lemak jenuh sebesar 7% dari energi total sehari. Untuk lebih mudahnya, dalam seminggu anda boleh mengkonsumsi makanan berlemak jenis apa pun sebanyak maksimal dua kali. Ingat ya, dua kali bukan dua hari dalam seminggu.

Jenis pada dasarnya ada dua macam lemak: baik dan jahat. Ini hanyalah sebutan saja, kedua jenis lemak ini bermanfaat bagi tubuh kita dengan konsumsi yang proporsional.

lemak 2Lemak jahat adalah: biasanya berasal dari lemak hewani, gajih, kulit, jeroan, kuning telur, mentega terutama butter, dan semua minyak goreng nabati yang dimasak dengan suhu tinggi (teknik pemasakan deep fried). Bentuk makanan olahan yang terbuat dari lemak jahat adalah: kue kering, cake, biskuit, cracker, pizza, donut, roti, mie, mayones dll.

lemak 1Lemak baik adalah: minyak ikan, kacang, alpukat, minyak nabati, minyak sawit, minyak kelapa, minyak zaitun. Dengan catatan bahwa semua minyak nabati tersebut digoreng dengan suhu yang tidak tinggi (maksimal 100 derajat celsius) atau dengan teknik pemasakan tumisan.

Jadi makanlah lauk pauk yang digoreng atau ditumis sebagai alternatif konsumsi lemak baik untuk anda. Anda juga boleh makan sayuran yang ditumis. Dengan begitu konsumsi lemak anda akan dapat dipenuhi dalam sehari.